Sureq Galigo. Sureq Galigo, I La Galigo, atau Galigo, atau disebut juga La Galigo adalah sebuah epik mitos penciptaan dari peradaban Bugis di Sulawesi Selatan (sekarang bagian dari Republik Indonesia) yang ditulis oleh Colliq Pujie pada abad ke-19 dalam bentuk puisi bahasa Bugis kuno, ditulis dalam aksara Lontara Bugis kuno. [1] Arung Palakka terpaksa bekerjasama dengan Belanda membebaskan rakyat Bone dari penjajahan Gowa. Karena sikap nya berkomplot dengan Belanda, citra Arung Palakka hingga kini disebut sebagai pahlawan sekaligus menjadi pengkhianat. Dilema Sang Pangeran Arung Palakka adalah putra Raja Bone ke-XIII La Maddaremmeng Matinro'e Ri Bukaka. Teori itu mengulas bagaimana narasi dalam cerita akan relevan dengan lingkungan hidup yang ada di daerah tempat cerita rakyat berasal. Artikel ini juga menggunakan metode ekokritik. Versi keempat berdasarkan cerita rakyat bahwa nama Samarinda berasal dari bahasa Melayu dari kata "samar" dan "indah". Tahun 1880 La Makkaroe Daeng Masikki, seorang Bugis Bone, dihikayatkan membuka pemukiman di Kampung Jawa. Sementara itu, orang-orang Banjar tidak membentuk kampung khusus Banjar karena penyebaran mereka merata di .

cerita rakyat bugis bone singkat